Alat Bantu Dengar Bermasalah, Ini Solusinya

Alat Bantu Dengar Bermasalah, Ini Solusinya

Gangguan pada alat bantu dengar atau alat bantu dengar Anda bermasalah sangat umum terjadi. Alat bantu pendengaran dapat memperjelas dan mengirimkan suara langsung ke telinga. Alat ini dibutuhkan oleh orang-orang yang mengalami gangguan pendengaran. Dengan begitu, mereka akan dapat kembali mendengar dan berkomunikasi seperti biasa.

Penyebab Gangguan pada Alat Bantu Dengar

Alat bantu pendengaran dapat mengalami gangguan karena kerusakan komponen. Gangguan juga dapat disebabkan oleh faktor eksternal. Berikut ini adalah hal yang dapat mengakibatkan gangguan pada alat bantu pendengaran :

  1. Banyaknya kotoran telinga – Ini merupakan salah satu hal yang sering menyebabkan gangguan pada alat bantu pendengaran. Karena alat ini digunakan secara rutin, ada risiko kotoran telinga akan menumpuk dan menghalangi sinyal dari alat bantu pendengaran. Sehingga, suara yang dihasilkan menjadi pelan atau tidak jelas.
  2. Masalah pada baterai – Seperti alat lain yang menggunakan baterai, alat bantu pendengaran juga akan mengalami gangguan saat baterai mulai kehabisan daya. Baterai yang lemah akan mempengaruhi kualitas suara. Alat bantu pendengaran juga dapat terlihat lemah atau mati apabila baterai tidak dipasang dengan benar.
  3. Terjadi kerusakan atau malfungsi pada alat bantu pendengaran.

Gejala Utama Gangguan pada Alat Bantu Dengar yang Bermasalah

Berikut ini adalah gejala yang dialami pengguna saat ada masalah pada alat bantu dengar mereka:

  1. Suara siul atau memekik (feedback) saat alat digunakan – Suara siul atau memekik dapat mengganggu pengguna karena ia harus lebih berusaha untuk mendengar suara yang penting. Gangguan ini biasanya disebabkan oleh kotoran telinga, volume yang terlalu keras, pemasangan alat bantu yang tidak tepat, atau baterai lemah.
  2. Alat bantu pendengaran tidak menghasilkan suara – Gangguan ini biasanya disebabkan oleh baterai yang habis, alat belum dinyalakan, volume yang terlalu kecil, mikrofon yang tersumbat, atau alat rusak total.
  3. Suara yang tidak jelas – Pengguna dapat kesulitan mendengar apabila suara teredam, tidak jelas, atau terputus-putus seperti sinyal radio yang lemah sehingga penerimaan menjadi statis. Hal ini biasanya disebabkan oleh baterai yang lemah atau kerusakan pada speaker.
  4. Suara yang terlalu kecil – Ada kemungkinan alat bantu pendengaran memiliki amplifikasi yang tidak sesuai sehingga sinyalnya menjadi lemah. Bila hal ini terjadi, pengguna akan kesulitan mendengar, sama seperti saat tidak menggunakan alat bantu pendengaran. Gangguan ini dapat disebabkan oleh kotoran telinga yang menghalangi alat, volume yang terlalu kecil, baterai lemah atau kerusakan alat.

Siapa yang Perlu Ditemui & Jenis Penanganan yang Tersedia

Biasanya, pengguna dapat memperbaiki gangguan pada alat bantu dengar dengan memeriksa alat dan komponennya. Sebagai contoh, pengguna dapat dengan mudah mengganti baterai yang lemah atau habis dengan baterai baru. Harus dipastikan juga baterai telah dipasang dengan benar. Penumpukan kotoran telinga dapat dicegah apabila telinga dan alat bantu pendengaran dibersihkan secara rutin. Jika alat bantu pendengaran bermasalah atau rusak, segera bawa ke pusat pelayanan alat bantu dengar untuk diperiksa kondisi alatnya. Namun, apabila gangguan tetap terjadi, pengguna dapat menemui dokter untuk menjalani pemeriksaan saluran telinga.