Bagaimana Cara Mengatur Volume Alat Bantu Dengar?

Bagikan
  • 1
    Share

Mengatur volume alat bantu dengar – saat ini keberadaan alat bantu dengar ditujukan untuk meningkatkan kualitas hidup seseorang dalam hal mendengarkan suatu suara yang dihasilkan oleh sumber suara sekitar. Selanjutnya, Anda pun akan bisa mendengarkan suara yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu. Apakah Anda nantinya tidak ingin mendengar cucu Anda yang berteriak keras ataupun seseorang yang mencoba untuk membisikkan sesuatu kepada Anda. Keseluruhan tersebut ternyata bisa Anda lakukan dengan memanfaatkan adanya pengaturan yang manual.

 

Alat Bantu Dengar Untuk Pengaturan yang Otomatis

Sebagian jenis alat bantu dengar yang Anda temui bisa saja memiliki suatu kontrol suara yang telah didesain pada bagian dalamnya. Sehingga ketika ada suara yang sangat tinggi dari segi frekuensinya, maka hal ini ke depannya akan diatur secara otomatis oleh alat kontrol suara tersebut.

Jika ada suara yang sangat keras, maka suara tersebut akan ditangkap sebagai suara yang memiliki frekuensi tidaklah keras. Dan nantinya akan disesuaikan dengan kemampuan Anda dalam mendengarkan ataupun sejauh mana gagguan pendengaran yang Anda derita.

Alat Bantu Dengar dengan Pengaturan Secara Manual

Selain pengaturan secara otomatis, beberapa alat bantu dengar ada yang memiliki pengaturan manual yang dibuat dengan bentuk yang menyerupai hati. Menurut orang yang mendesain, Niels Christian Damgaard Jakobsen dari Widex dikatakan bahwa desain yang semacam ini bersifat intuitif. “Dengan menggunakan saklar taktil pada alat bantu dengar. Hal ini akan memberikan “perasaan suara klik” yang nantinya akan memberikan respon tidak hanya dalam bentuk audio saja melainkan juga taktil. Ketika mendesain alat ini, pihaknya berfokus pada cara memaksimalkan fungsinya.”

“Dengan merujuk pada prespektif penggunaannya. Kemudian alat bantu dengar ini akan bisa digunakan dengan menekan tombol sebagai pengaturan untuk suatu program tertentu. Sehingga pasien dengan gangguan alat bantu dengar pun akan bisa melakukan pengaturan volume dengan menggunakan jari, sementara jari lainnya bisa digunakan untuk mengatur tombol toggle.” kata Niels.

Tips Menggunakan Alat Bantu Dengar Dengan Pengaturan Volume Yang Manual
  1. Lakukan dengan menekan bagian pengatur suara pada alat bantu dengar ke arah atas sehingga ada peningkatan nada
  2. Untuk menurunkan volume suara, Anda bisa melakukannya dengan mengatur ke arah bawah, sehingga suara pun akan menjadi lebih rendah
  3. Setiap kali Anda mengoperasikan pengaturan suara, nantinya Anda akan mendengar suara “tit” yang jika Anda tidak ingin mendengarnya, Anda bisa menonaktifkannya.
  4. Ketika Anda meningkatkan suara, maka Anda akan selalu mendengar suara “tit” yang akan menandakan adanya pertambahan volume suara secara bertahap
  5. Sedangkan saat Anda menurunkan volume suara. Maka Anda juga akan mendengarkan suara “tit” yang menandakan adanya penurunan suara pada alat bantu dengar Anda
  6. Suatu volume yang tetap akan mencapai batasan volume maksimum ataupun juga minimum

Perlu diketahui bahwasannya pengaturan suara yang Anda lakukan akan gagal ketika alat bantu dengar yang Anda miliki dalam keadaan mati atau ketika Anda mengubah program yang ada di dalamnya. Jika alat bantu dengar Anda InterEar, pengaturan suara dilakukan melalui kontrol volume pada alat bantu dengar. Sebagai contoh Anda mengatur volume alat bantu dengar pada bagian kanan. Maka secara otomatis suara bagian kiri pun juga akan mengalami suatu perubahan.

 

Menggunakan Remot Kontrol

Beberapa alat bantu dengar ada yang menggunakan remot kontrol sebagai cara untuk meningkatkan dan menurunkan suara. Seperti halnya dengan menggunakan RC-DEX atau RC4, Anda bisa menekan (+) untuk menaikkan dan (-) untuk menurunkan volume suara. Jika Anda mengatur volume Anda akan mendengar suara “tit” secara singkat, namun jika volume mencapai maksimal, maka Anda akan mendengar suara “tit” yang panjang.

Untuk pertama kalinya, Anda akan merasa sulit untuk membedakan berbagai jenis suara yang ada. Sehingga Anda bisa merujuk pada beberapa tips seperti halnya Anda harus memulai dengan rendah, membiasakan diri untuk kebisingan yang kecil, meningkatkan secara bertahap, tetap tenang dan menghindari adanya rasa sakit.

Leave a Reply

Your email address will not be published.