Perbedaan Personal Sound Amplifier dan Alat Bantu Dengar

Bagikan

Berbagai iklan yang mengenalkan produk personal sound amplifiers (PSA) mungkin saja bisa membuat Anda tertarik, apalagi jika tengah berusaha keras mendengarkan suara di televisi, percakapan, dan suara-suara lain yang terjadi di kejauhan. Menurut beberapa pernyataan, alat kecil ini berfungsi untuk memperkuat suara sehingga Anda bisa menonton televisi tanpa mengganggu orang lain atau mendengarkan percakapan bahkan dalam situasi atau lingkungan yang ramai sekalipun. Akan tetapi, Anda harus tetap berhati-hati ketika memesan personal sound amplifier karena produk ini bukanlah sebuah alat bantu dengar dan fungsinya sama sekali berbeda.

Kedua alat ini, PSA dan alat bantu dengar, dapat memperkuat suara dan mempermudah pemakai untuk mendengarnya. Namun, untuk membantu penderita dengan gangguan pendengaran atau kerusakan pendengaran, Anda membutuhkan alat bantu dengar. Jika penggunaan alat personal sound amplifier lebih dipilih dan disukai, maka Anda mengabaikan penyebab mendasar dari gangguan pendengaran. Mendiagnosis diri sendiri bukanlah ide yang bagus. Jadi, jika Anda menderita gangguan pendengaran di tingkat manapun, kunjungilah dokter dan biarkan dia memeriksa keadaan Anda.

Agar masyarakat segera memahami perbedaan di antara kedua alat ini, Badan Pengawas Obat-obatan dan Makanan Amerika Serikat (FDA) menetapkan definisi dan pedoman yang akan berlaku seterusnya pada Februari 2009. Pedoman ini menyatakan bahwa pembuatan alat personal sound amplifier ditujukan untuk orang-orang yang tidak mengalami gangguan pendengaran. Alat ini berfungsi untuk memperkuat suara demi keperluan rekreasi/hiburan, termasuk di dalamnya kegiatan berburu, penyadapan suara, atau menonton televisi. Alat PSA ini sama sekali tidak boleh digunakan oleh penderita gangguan pendengaran di berbagai tingkat dan tidak disarankan untuk dipakai secara terus-menerus atau setiap hari. FDA juga tidak meregulasi alat penguat suara ini karena memang tidak ditujukan untuk membantu penderita gangguan pendengaran.

Sedangkan alat bantu dengar dan implan koklea diregulasi oleh FDA melalui tinjauan yang dilakukan sebelum pemasaran dengan beberapa ketentuan. Pembuatan alat bantu dengar juga harus mengikuti panduan yang jelas dengan memerhatikan pelabelan produk. Karena PSA tidak diatur secara ketat dan tegas, produk-produk ini bisa saja membuat pernyataan atau menghilangkan informasi pada kemasan. Kebanyakan kemasan dari personal sound amplifier tidak bisa dibedakan dengan alat bantu dengar jenis behind-the-ear (BTE). Jika pemakai tidak benar-benar hati-hati, pada akhirnya mereka bisa saja membeli personal sound amplifier karena mengira alat itu adalah alat bantu dengar.

Pada dasarnya hal-hal ini tidaklah baik ataupun buruk. Semuanya tergantung pada pemakai untuk mengerti dan memahami jenis produk yang dibelinya dan apa saja kegunaannya. Jika Anda menderita gangguan pendengaran, pergilah ke dokter. Ini merupakan cara tepat untuk mengetahui apakah Anda membutuhkan alat bantu dengar. Personal sound amplifier mungkin berguna dalam situasi tertentu, tapi sangatlah tidak bijak jika harus bergantung pada sebuah alat yang tidak dirancang untuk penyembuhan atau sebagai alat bantu. Namun, kita semua tahu bahwa ada situasi-situasi tertentu yang membuat kita berpikir seandainya pendengaran ini bisa berfungsi dengan lebih baik. Kegiatan berburu, mendengarkan percakapan orang lain, atau mengasuh anak-anak di ruangan sebelah merupakan contoh situasi yang membutuhkan alat PSA.

Leave a Reply

Your email address will not be published.